Home TEKNOLOGI TEKNOLOGI PESATNYA PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA
PESATNYA PERKEMBANGAN INTERNET DI INDONESIA
Thursday, 30 May 2013 20:51

Oleh: Melkior N.N Sitokdana

Internet diluncurkan oleh dapartemen pertahanan Amerika serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPANET (Advanced Research Project Agency Network),  yang bertujuan untuk kepentingan militer Amerika Serikat. Pada waktu itu jaringan Internet  digunakan hanya sebatas mengirim data-data rahasia dari satu tempat ke tempat yang lain. Kemudian melalui sejarah yang panjang Internet mengalami fase perubahan yang sangat signifikan. Menurut data Internet World Stats (2012), pengguna Internet terbanyak di dunia adalah di benua Asia dengan angka 44.8% dan paling sedikit di benua Oceania/Australia 1.0%. Angka tersebut masuk akal karena dari populasi benua Asia 3.922.066.987 dibanding benua Oceania/Australia 35.903.569 dari 7.017.846.922 total penduduk dunia.  Pengguna Internet di Asia 1.076.681.059, penetrasi populasi  27.5%, tingkat pertumbuhan 8.41.9% untuk pengguna Internet tingkat dunia 44.8%. Sedangkan di Oceania/Australia pengguna Internet 24,287,919, penetrasi populasi  67.6%, tingkat pertumbuhan 218.7% untuk tingkat dunia 1.0%.

 

Sumber: Internet World Stats

Menurut Internet World Stats (juni 28 2012), Enam besar negara pengguna Internet terbanyak adalah sebagai berikut; China pengguna Internet 539 dengan laju pertumbuhan 10% dan ditingkat penetrasi populasi 40%. Amerika pengguna Internet 244 dengan laju pertumbuhan 3% dan ditingkat penetrasi populasi 78%. India pengguna Internet 137 juta dengan laju pertumbuhan 26% dan ditingkat penetrasi populasi 11%. Brazil pengguna Internet 88 juta dengan laju pertumbuhan 6% dan ditingkat penetrasi populasi 45%. Russia pengguna Internet  70 juta dengan laju pertumbuhan 6% dan ditingkat penetrasi populasi 49%. Sedangkan Indonesia masuk urutan ke enam   dengan pengguna Internet 55 juta dengan laju pertumbuhan 58% dan tingkat penetrasi populasi 23%.  Untuk mencapai pengguna Internet urutan ke enam dunia, melalui perjalanan yang panjang, dimana Internet pertama kali masuk ke  Indonesia  pada awal tahun 1990-an, yang pada waktu itu disebut Paguyuban Network. Melului proses yang panjang Internet mengalami perubahan yang signifikan, yang secara langsung dapat mengubah gaya hidup masyarakat  Indonesia. Internet di Indonesia bertumbuh pesat mulai tahun 1998 ketika pengguna Internet mengalami perkembangan yang pesat. Menurut Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penggunaan teknologi Internet di Indonesia mulai tumbuh semenjak tahun 1998.

Di tahun 1998 pengguna Internet di Indonesia hanya berjumlah 0.5 juta orang. Terus menerus tumbuh pesat hingga menyentuh angka 55 juta pengguna di tahun 2011 dan 63 juta pengguna di tahun 2012. Diperkirakan pungguna Internet akan bertambah menjadi 139 ditahun 2015.

Peningkatan pengguna Internet  dilihat dari pengguna jejaring sosial,  menurut lembaga  riset Semiocast,  tahun 2012 Indonesia betengger di posisi 5 sebagai pengguna Twitter terbesar di dunia. Menurut Internet World Stats (2012), akhir tahun 2012 tingkat Asia kita Indonesia berada pada peringkat kedua dengan jumlah 51,096,860 pengguna dari 248.645.008 penduduk indonesia, tingkat penetrasi populasinya 21.1%, untuk pengguna tingkat Asia kita mencapai 5.1% dari total pengguna facebook, dengan demikian menunjukkan bahwa tingkat perkembangan Internet di Indonesia semakin pesat.  Menurut Priyitno, internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia dan frekuensi pemakainyapun belum terlalu banyak, namun perkembangan internet di Indonesia telah menunjukan perkembangan yang signifikan.

Peningkatan Internet yang begitu pesat telah dan akan terus mengubah gaya hidup orang. Misalnya, dulunya kita belanja di toko-toko/mall sekarang pesan barang dari rumah melalui jaringan Internet, dan barang diantarkan ke rumah. Dulu siswa diwajibkan pergi ke sekolah, sekarang siswa sudah bisa belajar jarak jauh menggunakan fasilitas E-learning atau video conferences. Dulu orang mau membeli tiket pesawat harus beli di Airport, sekarang bisa pesan lewat agen-agen tiket terdekat atau cek harga tiket pesawat secara online. Kemudian secara tidak sadar kita juga telah terhubung dengan orang-orang di seluruh penjuru dunia, yang telah membentuk sebuah komunitas virtual. Contoh melalui facebook, orang Papua pedalaman bisa berteman dan berkomunikasi intens dengan orang Jawa, orang Batak, orang Australia, orang Amerika, orang Afrika dsb. Namun perlu hati-hati karena Internet bagaikan pedang bermata dua, disatu sisi membawa kita ke arah yang lebih baik, disisi lain membawa kita ke jurang kehancuran.

Share
 


Copyright by KOMAPO.