Home PENDIDIKAN PENDIDIKAN
SUARAKU UNTUK NEGERIKU, UNTUK TEMAN-TEMANKU
Friday, 16 March 2018 16:00

Dari W. Yuventus Opki

Yth: Bapak Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang

Di – Tempat

Salam sejahtera kasih Kaka Aplim Apom, kiranya memberkati kita semua.

Dengan hormat,

Perkenalkan, nama saya Wengyepmut  Yuventus Opki. Saya telah lama tak mengenal Bapak, bahkan belum pernah bertemu dan berjabatangan. Bapak itu siapa? Namun puji Tuhan, saya mendapatkan kabar dari angin tentang Bapak. Ternyata Bapak adalah Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, yang bernama ‘’Costan Oktemka’’. Bapak, adalah orang asli Aplim Apom, Pegunungan Bintang.   Orang asli pemilik negeri Ok, yang menjabat sebagai Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang. Bapak juga orang asli Aplim Apom pertama yang telah dipilih oleh rakyat untuk memipin rakyat ke arah yang lebih baik, demi kemajuan negeri tercinta, yaitu  “ Negeri Ok”, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Read more...
 
SURAT UNTUK PEMERINTAHAN CODE
Saturday, 03 March 2018 12:15

Kepada "CODE" untuk Perubahan Peg. Bintang.

Di-

Oksibil.

Damai sejahtra, & Salam Perubahan !.

Selamat Memasuki Hari Pra paska (Pantang dan Puasa), dan selamat merayakan HUT Bupati yang kedua, 17 Februari 2018”. Semoga damai dan sejahtra menyertai Code dalam menjalankan Tugas dan Tanggungjawabnya sebagai Kepala daerah, yang diembankan oleh Negara dan Masyarakat Pegunungan Bintang. Saya berdoa selalu agar, sebuah visi yang tengah dijalankan oleh Code untuk perubahan dapat terwujud. Semua hanya karena rencana dan Kehendak Tuhan Sang-Segalanya.

Saya menulis surat ini hanya untuk “ Kondisi Pendidikan kita”  di Pegunungan Bintang tercinta.

Read more...
 
SMANOKS: JENDELA GENERASI PEGUNUNGAN BINTANG MELIHAT DUNIA
Wednesday, 14 February 2018 10:03

(Sekolah itu Rohnya Pendidikan, Pendidikan itu Rohnya Pembangunan)
Bapak. Drs. Theodorus Sitokdana

Oleh: Anak Jalanan

SDM dianalogikan sebagai darah dalam tubuh manusia.Tanpa darah, manusia tidak akan hidup. Begitu pula dengan pembangunan. Tanpa SDM, pembangunan tidak akan maju”. Testimoni ini di ungkapkan seorang Intelek Asal Pegunungan Bintang Mr. Melkior Sitokdana, S.Kom. M. Eng. Dalam bukunya berjudul”Kaka Semon”. Beliau sekarang staf Dosen UKSW, Salatiga. Setelah membaca tulisan ini, saya merasa terpanggil untuk menuliskan bagimana keadaan sekolah yang saya tamatkan Tingkat SMAnya di lembah sibil bakon Pegunungan Bintang 8 Tahun yang silam.

SMANOKS bukanlah nama yang sebenarnya disebutkan penghuni lembah sibil itu. SMANOKS artinya “SMA NEGERI OKSIBIL’’, yang merupakan satu-satunya Sekolah Tingkat pertama yang ada di lembah Sibilbakon Pegunungan Bintang berstatus milik Pemerintah. Sekolah ini dirikan sejak tahun 2005. SMNOKS tepatnya terletak di Jln. Raya Yapimakot. Meskipun beroprasi sejak tahun 2005, SK Izin Operasinya keluar pada tahun 2015. Saya tidak tahu kenapa demikian?. SMANOKS terletak dibagian barat Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang. Tepatnya di wilayah distrik Serambakon, Desa derapding. Sampai di serapding dekat PKBM dan TK, belok kanan dan masuk kedalam, disanalah SMA ini berdiri.

Read more...
 
ANALISIS KRITIS PEMBENTUKAN ORGANISASI MAHASISWA-PELAJAR PEGUNUNGAN BINTANG BERBASIS WILAYAH
Saturday, 04 November 2017 09:43

Analisis Kritis terkait permulaan, perencanaan dan pembentukan basis organisasi mahasiswa dalam lingkungan Mahasiswa Pegunungan Bintang. Awal terbentuknya organisasi Mahasiswa Pegunungan Bintang pada tahun 1996. Pada tahun ini dipakai nama Ikatan Mahasiwa Ngalum Kupel (IMNK) dan ada nama lain yang juga digunakan untuk menghimpun seluruh mahasiswa. Setelah itu pada tahun 2000 diadakan musyawarah dan mengambil sebuah kesepakatan untuk mengantikan nama organisasi tersebut. Dan dipakailah nama IMPPETANG (Ikatan Mahasisa, Pelajar Pegunungan Bintang) yang sekarang. Setelah Impetang dibentuk, disusulah KOMAPO (Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom) tahun 2003 untuk mahasiswa yang berstudi di beberapa kota di luar Papua.

Read more...
 
MUSUH DARI BAHASA
Sunday, 20 March 2016 10:24

Oleh: Andir Meku

Saya percaya musuh terbesar ada di kampusku. Mempertemukan dengan orang yang tak kenal dalam bahasa yang berbeda di lingkungan kampus. Dia memiliki kapasitas yang berbeda dari cara hidup, cara berpikir dan cara bertindak. Saya juga hadir dari latar belakang yang berbeda dan bahasa yang berbeda pula. Bahasa yang saya gunakan dia tidak mengerti, demikian pula dengan bahasanya. Ketika saya maju untuk menyampaikan gagasanya di depannya, dia tidak memahami apa yang disampaikan, demikian pula sebaliknya. Sehingga bahasa merupakan aspek fital dan sangat mempengaruhi kehidupan kita. Jika kita tidak mengerti apa yang di sampaikan oleh lawan bicara kita. Kita harus sabar, setia untuk mendengarkan dan “menyimak” supaya apa yang kita sampaikan bisa menerima.

Read more...
 
« StartPrev123456789NextEnd »

Page 1 of 9


Copyright by KOMAPO.