Home ARTIKEL SOSIAL POLITIK
DALAM TUHAN KITA SATU TETAPI RAS KITA BERBEDA!

Oleh: Oksianus Bukega

Dalam Tuhan kita (Orang Indonesia dan Papua) itu satu tetapi ras kita berbeda (ras Melayu dan Melanesia). Sebuah judul lama yang muncl dan menjadi tren akhir-akhir ini. Judul ini muncul kembali di beberapa group media sosial yang mana bertepatan dengan pertemuan negara-negara ras Melanesia. Beberapa hari lalu (13-15 Februari 2018) Melanesian Spehared Group (MSG) mengadakan pertemuan KKT ke-21 di Port Moresby (PNG). Di organisasi MSG West Papua yang tergabung dalam payung United Liberation Movement of West Papua (ULMWP) masuk dan menjadi tim observer. Untuk itulah judul "Dalam Tuhan kita satu tetapi ras kita berbeda" ini diangkat dan sedang diperdengarkan (bagian realisasi akhir dari meeting MSG nantinya) agar dilihat dan direfleksikan secara bersama.

Read more...
 
BUKALAH TOPENG SEBENARNYA!

Oleh: Oksianus Bukega

Pelestarian kebudayaan merupakan upaya pembentukan jati diri, karakter, pola pikir (mindset) dan sikap mental untuk membagun peradaban. Untuk itu setiap suku bangsa wajib mewariskan nilai-nilai budayanya kepada setiap generasi secara intensif dan berkelanjutan demi terwujudnya eksistensi diri dan suku bangsanya (Islamuddin 2014).

Untuk mewujudkan eksistensi diri dan suku bangsa yang dimasud perlu ada upaya berkelanjutan, yang mana memungkinkan terciptanya insan yang beradap dalam kebudayaan. Bila hal ini tidak diperhatikan secara intensif oleh insan sebagai pemilik budaya itu sendiri, maka pelestarian harkat dan martabat dari budaya itu tidak bertahan lama dan akan mudah sekali dipengaruhi oleh budaya lain dan perkembangan zaman. Pelestarian kebudayaan di Papua merupakan tanggung jawab setiap suku bangsa. Apakah pelestarian kebudayaan ini menjadi penting mana kala setiap suku bangsa di Papua berhadapan dengan perkembangan zaman?

Read more...
 
ORANG PAPUA JANGAN MENJUAL TANAH SEMBARANG?

Penulis: Oksianus Bukega

Tanah menurut pandangan orang Papua adalah ibu atau mama yang memberi hidup. Pemahaman ini lahir dari dan karena tanah itu sendiri amat sangat dipandang hormat dan dihargai sebagai sumber hidup (apa pun telah tersedia dan tersimpan) bagi orang Papua. Karena itu bila ada orang Papua yang menjual tanah secara sembarangan berarti pada saat yang sama dia atau mereka sekaligus menjual ibu/mamanya sendiri. Sebab hak atas tanah adalah hak yang memberi wewenang kepada pemegang hak (orang Papua) untuk mempergunakan dan/atau memperoleh manfaat dari tanah yang dihakinya. Untuk itu tanah tidak perlu untuk dijualbeli sembarang. Orang Papua perlu ingat akan hal ini! Tanah itu hak milik pakai bagi orang Papua.

Read more...
 
KEMISKINAN SISTEMIK DI PAPUA OLEH PEMERINTAH INDONESIA?

Oleh: Oksianus Bukega

KEMISKINAN berarti tidak berharta, serba kekurangan. Kemiskinan adalah dimana terjadi ketidak-mampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosio-politik, budaya dll. yang berhubungan. Kemiskinan merupakan masalah global, nasional dan regional. Sebab itu masalah tentang kemiskinan ini merupakan masalah umum yang pada akhir tidak pernah tuntas selesai dibicarakan.

Di tingkat regional, khususnya di Papua kemiskinan menjadi perhatian khusus. Sebab ada banyak indikator memperlihatkan potensi-potensi terjadinya kemiskinan di Papua. Walaupun demikian klaim bahwa kemiskinan di Papua dapat dilihat juga sebagai kemiskinan sistemik struktural oleh pemerintah Indonesia. Tentu tidak terlepas dari pandangan lain yang berbeda. Untuk itulah judul ini diangkat. Menjadi sebuah catatan penting bagi orang Papua agar latar belakang kemiskinan berlabel sistemik dan struktural ini bisa dilihat sebagai agenda besar untuk masa depan Papua.

Read more...
 
HIDUP DAN MATI ORANG PAPUA ADA DI TANGAN ALAT NEGARA?

Penulis: Oksianus Kotipki Bukega

Hidup manusia adalah sebuah anuggarh yang diberikan oleh Tuhan. Karena itu Tuhan punya hak penuh untuk mengintervensi hidup dan mati manusia. Manusia tidak punya hak sama sekali untuk mengintervensi hidup dan mati manusia lain. Apa lagi menghilangkan nyawa manusia oleh sesama manusia lain merupakan tindakan yang sama sekali biadap dan merupakan tindakan dosa berat (ategori pandangan hukum Tuhan).

Read more...
 
« StartPrev123456789NextEnd »

Page 2 of 9


Copyright by KOMAPO.