Home ARTIKEL SOSIAL POLITIK
ORANG PAPUA JANGAN PERNAH MENJADI ORANG ASING DI NEGERI SENDIRI

Oleh: Oksianus Bukega

Prolog

Orang Papua jangan pernah menjadi orang asing di negeri sendiri. Judul ini lahir dari kenyataan hidup orang Papua. Bahwasanya di setiap pusat/sentral ibu kota kabupaten yang ada di Provinsi Papua saat ini didominasi dan dihuni oleh orang-orang migran (orang-orang pendatang). Pendominasian dan penghunian migran ini mengakibatkan orang Papua menjadi terasing di negerinya sendiri. Keterasing yang tercipta kemudian adalah dapat melemahkan ruang gerak bagi orang Papua dalam mana mengekspresikan jati dirinya sebagai tuan tanah pemilik negeri ini.

Pertama-tama perlu dinisiasi kalimat ajakan dari anak pemilik negeri Papua berikut: "Orang Papua di mana pun di pulai Papua ini engkau pergi tinggal/menetap, engkau bukan menjadi seorang mingran atau pendatang di tempat di mana engkau pijaki tetapi engkau adalah tuan rumah/tuan tanah di negeri ini. Engkau sebagai tuan tanah/rumah di negeri ini maka engkau harus menerima sesama lain yang hadir sebagai tamu yang datang bertamu." Sebaliknya bagi migran, mereka perlu memiliki kesadaran bahwa mereka adalah orang-orang pendatang bukan pemilik negeri ini (Papua).

Read more...
 
GENOSIDA STRUKTURAL ORANG INDONESIA BAGI ORANG PAPUA?

Oleh: Oksianus Bukega

Prolog

"Daerah penjajahan idealnya adalah nyawa orang-orang jajahan selalu menjadi sasaran dan motivnya adalah kaum jajahan itu diburu seperti buruan hingga tuntas habis." Konteks kalimat ini amat realistis di Papua. Sudah 50-an tahun Papua terintegrasi ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun, nyawa orang Papua masih menjadi taruan perebutan kedaulatan NKRI yang sesungguhnya? Hal ini perlu mendapatkan tanda tanya (?). Kedaulatan apa yang diinginkan oleh Negara Indonesia terhadap Papua.

Read more...
 
MEMOAR: MENGENANG YANG LUPA ARNOL CLEMENS AP BERNYANYI UNTUK HIDUP BUKAN HIDUP UNTUK BERNYANYI

Oleh: W. Yuventus Opki

Arnold Clemens Ap itulah nama lengkapnya. Ia sering dipanggil Arnold Ap. Beliau lahir 1 Juli 1945 dan wafat 26 April 1984. Arnold Clemens Ap adalah pendiri sekaligus pemimpin budaya Papua Barat, Antropolog, dan seorang musisi. Di masa kuliah, ia memimpin sebuah kelompok musik bersama teman-temannya, yaitu grup Mambesak dan kurator dari Museum Universitas Cenderawasih yang terkenal. Tujuan terbentuknya musik grup Mambesak ini adalah menjunjung tinggi harkat dan martabat budaya orang Papua serta mempersatukan masyarakat Papua menjadi bangsa yang menghargai budayanya di setiap daerah di seluruh tanah Papua. Studi budaya dan musik Papua yang dibangun Arnold Ap bersama grup Mambesak-nya itu dianggap oleh pemerintah Indonesia sebagai sebuah ancaman terhadap keutuhan NKRI.

Read more...
 
EKSPEDISI PEGUNUNGAN BINTANG TAHUN 1959

Artikel ini membahas tentang Review Buku Van Zanten, B.O. (2014) berjudul De Sterrengebergte Expeditie naar Nederlands Nieuw-Guinea in 1959. Perjalanan Van Zanten, B.O pada ekspedisi Pegunungan Bintang dirangkum oleh Anton Ploeg dengan judul artikel” Review Book About The 1959 Star Mountains Expedition. Artikel ini diterjemahkan secara terbatas untuk konsumsi publik. Hasil terjemahkannya belum sempurna, namun harapannya para pembaca dapat memahami inti dari perjalanan seorang ahli biologi yang pernah menyelidiki kekayaan flora di Bumi Aplim Apom- Papua. 

Read more...
 
DI PAPUA MILITER BISA MENGAJAR DI SEKOLAH?

Oleh: Oksianus Bukega

Prolog
Apakah di Papua militer (tentara dan polisi) bisa mengajar di sekolah? Pertanyaan yang tepat diajukan sambil memberi jangkauan jawaban terhadap judul yang diangkat dari beberapa sumber. Pada dasarnya eksistensi militer tidak dapat dipisahkan dari peran serta pembangunan dengan hakekat tugasnya adalah KEAMANAN. Bila militer dalam melaksanakan dan menjunjung tinggi hakekat tugasnya, yakni 'keamanan' tidak sesuai dengan peraturan yang disepakati bersama (hukum), maka bisa disebut "melanggar/catat hukum". Militer dengan hakekat tugasnya adalah keamanan itu bila dikontekskan di Papua hampir tidak realistis. Artinya militer di Papua dalam melaksanakan hakekat tugas dan fungsinya tidak hanya menjaga keamanan sebagai sebuah mandat yang dipercayakan oleh negara tetapi militer bisa bertugas rangkap. Tugas rangkap yang menjajah.

Read more...
 
« StartPrev123456789NextEnd »

Page 1 of 9


Copyright by KOMAPO.