Home MAJALAH PENERBITAN EDISI III EDISI III TUHAN TIDAK MENUTUP PINTU YANG SALAH
TUHAN TIDAK MENUTUP PINTU YANG SALAH PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 24 January 2014 01:16

"Langkah orang benar dipimpin oleh Tuhan; dan DIA akan menerangi jalannya"

(Mazmur 37: 23)

Belajarlah untuk memuji Tuhan sebanyak mungkin ketika sebuah pintu tertutup bagi kita, sama seperti ketika sebuah pintu dibukakan bagi kita. Alasan Allah menutup pintu-pintu adalah karena DIA tidak menyediakan sesuatu bagi kita di balik pintu itu. Jika DIA tidak menutup pintu yang salah, kita tidak pernah menemukan pintu yang benar, Allah mengarahkan jalan kita melalui pintu-pintu yang tertutup dan terbuka. Ketika satu pintu ditutup, kita akan terdorong untuk mengubah rencana kita. Pintu yang tertutup lainnya akan memaksa kita untuk mengubah rencana lagi. Hingga akhirnya kita menemukan pintu yang terbuka dan kita melangkah menuju berkat-berkat bagi kita.Allah mengarahkan jalan-jalan kita melalui pintu-pintu yang terbuka dan tertutup, namun biasanya bukannya memuji DIA karena pintu yang tertutup ( yang justru menghindarkan kita dari masalah ) kita sering kali menjadi marah karena kita " menilai atas apa yang tampak saja".

Kita selalu medapat pertolongan segera pada saat diperlukan. Karena DIA berjalan di atas kepala kita, DIA dapat melihat masalah yang ada di sepanjang jalan yang akan kita lalui, lalu DIA membangun penghambat jalan di sana atau bahkan membuat jalan berkelok. Namun karena kebodohan kita, kita mencoba menghancurkan penghambat jalan atau menyingkirkan tanda melalui jalan berkelok. Kemudian, pada saat kita menghadapi masalah, kita mulai menangis "Tuhan, mengapa Engkau melakukan hal ini padaku ?" Kita harusnya menyadari bahwa pintu yang tertutup dapat merupakan suatu berkat. Tidakkah dikatakanNYA bahwa tidak ada kebaikan yang akan disembunyikan dari orang yang mencintaiNYA ? Jika kita sebagai mahasiswa mendapat suatu pekerjaan atau kesempatan apapun bentuknya , pujilah Tuhan karena kesempatan,kesempatan baru yang akan muncul dan bisa saja dapat suatu pekerjaan baru atau lebih sukses lagi di setiap usaha-usaha.

Jika seorang pria atau wanita tidak menyambut hati kita maka, mungkin bukan karena mereka sendiri, tapi mungkin Tuhan yang mengatur sebuah penghambat jalan kita( relakanlah) .
Kita kadang-kadang dapat merangkap diri kita dalam keraguan dan kekecewaan karena menilai apa yang tampak saja. Saya sungguh bergembira karena banyak kali Bapa kita telah menutup pintu-pintu bagiku hanya untuk membukakan pintu dalam tempat yang tak terduga. Allah tidak akan selalu mengatakan dengan kata-kata :"belok ke kiri, lalu ke kanan" .....kadang- kadang DIA hanya akan menutup pintu-pintu yang salah.

Terima kasih, sudah membaca tulisan ini, semoga bermanfaat

By : Abenius Mul

Share
 


Copyright by KOMAPO.