Home BERITA LOKAL
GURU SM3T DISTRIK KIWIROK TAHUN 2014/2015 BERHARAP PEMDA PERHATIKAN FASILITAS SEKOLAH DAN PENGAWASAN TERHADAP TENAGA PENGAJAR

Kiwirok-Komnews, Upaya pemerintah dalam mengejar ketertinggalan terutama untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia dengan menjaring / merekrut mahasiswa tugas akhir jurusan pendidikan melalui program SM3T dari berbagai lembaga pendidikan ternama di pulau Jawa untuk dikirim ke daerah-daerah terpencil dan daerah tertinggal. Salah satunya melalui Universitas Muhamadia Malang.

Kiwirok merupakan salah satu Distrik dari wilayah utara Kabupaten Pegunungan Bintang yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan sumber daya manusia. Kesekian kalinya tenaga pengajar dikirim ke daerah ini (Kiwirok), pada tahun 2015 tepatnya 31 Agustus 2014 pemerintah mengirim 7 orang tenaga pengajar ke distrik Kiwirok terdiri dari 4 pengajar perempuan dan 3 pengajar pria untuk dapat mewujudkan harapan pemerintah maupun harapan masyarakat setempat dengan mendidik putra-putri Kiwirok selayaknya daerah lain di indonesia.

 
MASYARAKAT KIWIROK BESAR MERASA KEHILANGAN PUTRA TERBAIKNYA

Kiwirok-Komnews, Putra terbaik dan juga kader Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) dari wilayah Kiwirok besar menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Trigana air dengan kode penerbangan PK-YRN ATR 42 tujuan sentani-Oksibil pada minggu (16/08/2015). Seluruh masyarakat Kiwirok besar merasa terpukul hatinya atas berpulangnya Bapak Almarhum Hosea Uropdana, S. Sos, M. Si.

Almarhum dilahirkan di Pomding-Kiwirok pada 07 Mei 1967. Beliau sangat berjasa terhadap masyarakat Kiwirok besar dan Pegunungan Bintang pada umumnya, sejak sebelum terbentuknya Kabupaten Pegunungan Bintang hingga dengan adanya Kabupaten Pegunungan Bintang beliau ada untuk orang banyak dan memiliki hati melayani yang luar biasa. Alamarhum adalah harapan dan juga kader dari wilayah utara Kabupaten Pegunungan Bintang yang disumbangan untuk melalyani banyak orang.

 
RAPBD PEGUNUNGAN BINTANG TAHUN 2015 MOLOR

Komnews-Oksibil, Draf Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Tahun 2015 oleh tim anggaran pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang belum menyerahkan ke DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang hingga saat ini, mestinya penyerahan draf tersebut pada bulan Agustus lalu. “ Hal ini menyalai aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 65 Tahun 2010 Tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 4/PMK.07/2011 tentang Tata Cara Informasi keuangan daerah, “ kata anggota komisi A DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, Terianus Keduman, S.AP.

 
KOPI ASAL PEGUNUNGAN BINTANG JADI BINTANG

Surabaya-Komnews, Dalam ajang Pemeran Kopi Se-Indonesia yang diselenggarakan di Surabaya pada hari sabtu tanggal 05 september 2015, kopi asli Pegunungan Bintang-Papua berhasil menjadi bintang, yakni berhasil menjadi juara I dan II se-Indonesia dalam hal cita rasa dan aromanya. Kopi yang dipamerkan ini berasal dari kampung Sabin (Okbab) dan Okbi.

 
KOMPAJA RAKER DAN BENTUK PANITIA MAKRAB 2015

Yogyakarta-Komnews, Badan Pengurus Harian Komunitas Mahasiswa Papua Janabdra (Kompaja), Yogyakarta melakukan Rapat Kerja (Raker) di kampung pusat Universitas Janabadra, Yogykarta, kamis(04/06/2015). Raker ini dihadiri oleh seluruh pengurus, anggota dan senioritas, dengan agenda membahas program kerja perbidang sesuai dengan struktur dan kebutuhan organisasi untuk 1 tahun kedepan. Menurut Ketua Kompaja, Sergius Hae di selah-selah Raker bahwa pihakya melakukan rapat untuk mensinergikan dan membangun kerja sama antara bidang di organisasi. “ Kita membutuhkan sinergitas dan kerja sama untuk membawah perubahan organisasi yang lebih baik”, tuturnya.

 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 9 of 57


Copyright by KOMAPO.