Home BERITA INTERNASIONAL INTERNASIONAL KEDUTAAN AMERIKA SERIKAT DI YAMAN DITUTUP
KEDUTAAN AMERIKA SERIKAT DI YAMAN DITUTUP

YAMAN-Komnews, Departemen Luar Negri AS mengkonfirmasi bahwa Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yaman ditutup lantaran kondisi keamanan semakin memburuk akibat pengunduran diri presiden Yaman.

Sebuah pernyataan yang diposting lewat akun twitter menyatakan “ Karena situasi keamanan yang tidak menentu di Yaman, kami telah menghentikan operasi kedutaan kami, staf kedutaan pun telah dipindahkan. Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS juga mendesak warga AS untuk menunda perjalanan ke Yaman dan warga AS yang berdomisili di Yaman segera angkat kaki.

Dilansir di VOA, Rabu (11/02/2015), Yaman telah terperosok dalam kekacauan politik bulan lalu akibat pemberontak Syiah Houthi mengambil alih kediaman presiden Abd Rabbouh Mansour Hadi . Jumat lalu para pemberontak mengambail alih sehingga presiden mengundurkan diri.

Sementara itu, juru bicara Pentagon AS mengakui bahwa kericuhan politik Yaman berdampak pada kemampuan AS atas kontra-terorisme, tetapi dikatakan bahwa militer As masih melatih beberapa pasukan Yaman guna melakukan operasi terhadap rezim Al-Qaida.

“ Tak ada pernyataan sebagai alasan dari ketidakstabilan politik di Yaman bahwa kemampuan kami atas kontra-terorisme telah diefektifkan”, ujar John Kirby pada konferensi pers.

Di awal bulan ini, empat mantan kedutaan AS, yakni Ryan Crocker , Robert Ford , James Jeffery, dan Ronald Neuman mengatakan mereka menentang penutupan kedutaan jika tindakan itu dilakukan semata-mata karena kondisi Yaman yang tidak kondusif akhir-akhir ini tanpa mengambil keputusan apapun terutama dari Washington.

Duta besar menulis sebuah blog yang diterbitkan oleh “ The Hill “ , sebuah surat kabar dari Capitol Hill bahwa interaksi pemain kunci di Yaman hanya dapat dikelola oleh duta besar

“ Siapa yang harus menjadi yang terakhir meninggalkan Yaman. Duta besar mesti tenang menimbang risiko terhadap utilitas misi “ ujar para mantan duta besar. (VOA/Komnews/Bryan Sevian )

Share
 


Copyright by KOMAPO.