Home BERITA INTERNASIONAL INTERNASIONAL SEKJEN ASOSIASI KEPOLISIAN PNG MEMANGGIL SEJUMLAH POLISI UNTUK COPOT JABATAN
SEKJEN ASOSIASI KEPOLISIAN PNG MEMANGGIL SEJUMLAH POLISI UNTUK COPOT JABATAN

PNG-Komnews, Sejumlah polisi bukannya dipanggil untuk menaikan pangkat melainkan mau copot jabatan bahkan langsung dipecat dari institusi kepolisian lantaran terlibat dan menjadi tersangka dalam kerusuhan pada bulan januari. Atas ulah polisi terkait, sekjen komisaris besar asosiasi Polisi Papua New Guinea, Clemence Kanau memanggil anggota polisi yang terlibat kerusuhan, Rabu (04/02/2015).

Dilansir Radio internasional Selandia Baru dan pngfacts, Kanau mendesak pemerintah PNG melakukan perubahan di institusi kepolisian.

“Meskipun kami berupaya terus meningkatkan disiplin kerja anggota kami dengan kesejahteraan gaji, dan akomodasi, kami tampaknya memiliki masalah dalam kode etik. Kami yakin ada kepemimpinan yang buruk dan prematur di institusi “, ujar Kanau.

Pimpinan institusi kepolisian PNG saat tengah disebut-sebut buruk dalam kepemimpinan, tidak tegas, dan stagnan sehingga banyak kasus kriminal belum dituntaskan dan semakin hari semakin banyak kejahatan dimana-mana. Hal ini menjadi perhatian pihak asosiasi guna melakukan revolusi atas institusi atau lembaga terkait.

Masalah yang menjadi sorotan publik PNG maupun Komjen polisi adalah masalah disiplin anggota polisi yang semakin memburuk.

“ Kita perlu mengganti perwira polisi senior, kita butuh orang-orang yang tegas, disiplin mengayomi masyarakat “ tambah Kanau

Saat ini pihak komisaris tinggi kepolisian memanggil anggota polisi untuk diberi sanksi berupa pencopotan jabatan, dan ada kemungkinan kepala kepolisian daerah akan melakukan pergantian. Seperti diberitakan media ini sebelumnya, anggota polisi menewaskan 3 warga Hanabua dengan menembak secara sadis pada bulan lalu. Kasus ini menjadi refrensi bagi pihak berwenang menjadi bukti, kemudian disiplin dan ketegasan polisi dalam mengayomi masyarakat atas pimpinan kepolisian saat ini perlu dipertanyakan. ( Radio internasional Newe Zeland/pngfacts/Komnews/Bryan Sevian)

 

Share
 


Copyright by KOMAPO.